Banda Aceh – Sejumlah mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) memperkenalkan teknologi irigasi cerdas berbasis Internet of Things (IoT) kepada masyarakat Gampong Geuceu Komplek, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh.
Teknologi itu diperkenalkan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Produk Teknologi Tepat Guna (PKMBP-TTG) yang dipusatkan di lahan Geuko Agrifarm, Jalan Krueng Arakundo, Dusun IV, Gampong Geuceu Komplek, Rabu, 23 September 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian bertema “Pemberdayaan Masyarakat Gampong Geuceu Komplek Melalui Penerapan Sistem Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Mendukung Keberlanjutan Ekonomi Lokal.”
Ketua Tim Pengabdi, Dr T Ferijal STP MSc, mengatakan teknologi tersebut dirancang untuk membantu petani mengatur penyiraman berdasarkan kondisi aktual tanaman dan media tanam.
“Teknologi ini memungkinkan penyiraman dilakukan secara otomatis berdasarkan kondisi nyata di lapangan,” kata Ferijal yang merupakan dosen dan peneliti Departemen Teknik Pertanian Fakultas Pertanian USK.
Sistem yang dipasang di Geuko Agrifarm menggunakan sejumlah komponen, antara lain sensor kelembaban tanah, sensor suhu dan kelembaban udara, mikrokontroler, modul Wi-Fi, relai, serta pompa air.
Cara kerjanya dimulai dari sensor yang membaca kondisi kelembaban tanah dan suhu di sekitar tanaman. Data tersebut kemudian dikirim ke mikrokontroler untuk dianalisis.
Jika kelembaban tanah berada di bawah batas yang telah ditentukan, sistem akan memberikan perintah kepada pompa untuk mengalirkan air.
“Pengguna juga bisa memantau dan mengontrol penyiraman melalui aplikasi smartphone,” ujar Ferijal.
Menurut dia, penerapan teknologi tersebut diharapkan tidak hanya membantu efisiensi penggunaan air, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat mengenai penerapan teknologi digital dalam kegiatan pertanian.
Geuko Agrifarm menjadi lokasi penerapan sistem karena kawasan tersebut dikembangkan sebagai lahan pertanian masyarakat yang ditanami anggur dan berbagai jenis sayuran.
Ferijal bersama dua anggota tim pengabdi, Dr Raida Agustina STP MSc dan Dewi Sri Jayanti STP MSc, serta mahasiswa USK telah berada di Gampong Geuceu Komplek selama beberapa hari untuk menjalankan rangkaian kegiatan pengabdian.
Raida merupakan Lektor bidang Teknik Pengolahan Hasil Pertanian dan Teknik Pascapanen Fakultas Pertanian USK. Sedangkan Dewi merupakan dosen dan peneliti Departemen Teknik Pertanian Fakultas Pertanian USK.
Kegiatan itu turut dihadiri Keuchik Gampong Geuceu Komplek Asnawi Kumar bersama perangkat gampong, Ketua TP PKK Gampong Geuceu Komplek Siti Roslaini dan para kader. Hadir pula Ketua Kelompok Tani sekaligus pengelola Geuko Agrifarm, Muhammad Ubaidillah SE, serta Yusrizal SPd.
Asnawi mengatakan pemerintah gampong mengapresiasi keterlibatan USK dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Apresiasi dan ucapan terima kasih kami sampaikan kepada mahasiswa dan dosen USK yang telah memberikan sumbangsih dan pengabdiannya kepada masyarakat kami,” kata Asnawi.
Dia berharap teknologi yang diperkenalkan dapat terus dimanfaatkan masyarakat dan memberikan manfaat bagi pengembangan kegiatan pertanian di gampong.
Setelah pemaparan teknologi, tim pengabdi bersama masyarakat meninjau langsung area tanaman yang telah terhubung dengan sistem irigasi cerdas tersebut.
Ferijal dan Muhammad Ubaidillah memandu peserta melihat perangkat sensor, sistem kendali, serta instalasi penyiraman yang telah dipasang di lahan Geuko Agrifarm.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara tim pengabdi, mahasiswa, perangkat gampong, kelompok tani, kader PKK, dan masyarakat.








